Sekali Saja

By Robin Wijaya - Maret 23, 2013



Sekali saja... aku ingin menjadi nafasmu.
Yang kau butuhkan untuk bertahan hidup.

Sekali saja... aku ingin menjadi imajinasimu.
Yang kau abadikan dalam cerita-cerita yang kau tulis.

Sekali saja... aku ingin menjadi pelangi.
Yang kau tunggu setelah hujan, yang membuatmu bertahan meski menggigil kedinginan.

Sekali saja... aku ingin menjadi sebentuk cincin.
Yang kau lingkarkan di jari, mengesahkan milik, menjadi cinta yang kau pilih.

Sekali saja... aku ingin menjadi jari-jari bagimu.
Yang menyeka air matamu ketika menangis, kau tak perlu sedih dengan keberadaanku.

Sekali saja... aku ingin menjadi senja bagimu.
Yang menghangatkan soremu, meski harus siap diusir malam.

Sekali saja... aku ingin menjadi pagi bagimu.
Yang kau temui pertama kali setiap akan memulai hari.

Sekali saja... aku ingin meminjam salah satu ruang di hatimu.
Biarkan aku tinggal di sana, selama yang kumau.

Sekali saja... aku ingin meminjamkan rindu padamu.
Biar kau tahu, berapa banyak waktu kuhabiskan untuk memikirkanmu.

Sekali saja... aku ingin menjadi ingatanmu.
Aku tenang, hanya dengan membayangkan keberadaanmu.

Sekali saja... dalam hidupku, aku ingin menjadi cinta paling berarti bagimu.

  • Share:

You Might Also Like

5 komentar

  1. Nyesek bacanya kak Robin ....

    BalasHapus
  2. spontan..
    saya jatuh cinta dengan tulisan anda...
    (penggemar baru)

    BalasHapus
  3. Annis@: terima kasih sudah membaca :)

    BalasHapus
  4. Pertama baca karya anda yang jika hujan pernah bertanya,, Gaya bahasa yg sederhana tp menyentuh ^^ Amazing bacax seperti membaca pikiran sendiri hehehe, Salam kenal saya penggemar baru anda :D Moga sudi jalan2 ke blog saya untuk melihat kumpulan puisi2 saya, harap kritik dan saranx inha-skynha.blogspot.co.id big thanks before

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo Skynha, terima kasih sudah mampir. Jika ada kesempatan, saya akan bertamu ke sana :)

      Hapus